Kalimantan Barat – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di wilayah Kalimantan Barat dilaporkan berjalan lancar dan telah mencapai progres 100 persen, Senin (9/2/2026).
Hal tersebut disampaikan oleh Ir. Fadiah, S.T., M.T., selaku Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air pada Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak.
Menurut Fadiah, pelaksanaan program P3-TGAI pada Tahun Anggaran 2025 terbagi dalam dua tahap anggaran yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan diberikan kepada kelompok tani sebagai penerima manfaat. Ia menyebutkan bahwa seluruh pekerjaan telah selesai sepenuhnya, meskipun masih terdapat beberapa penyempurnaan di lapangan.
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahap II terdapat sejumlah kendala akibat tingginya curah hujan di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di daerah pesisir. Kondisi tersebut diperparah dengan fenomena banjir rob yang kerap terjadi menjelang akhir tahun.
“Anggaran tahap II turun di akhir tahun, sementara saat itu curah hujan cukup tinggi. Petani mengalami kesulitan melaksanakan pekerjaan karena hampir setiap hari hujan, ditambah pasang air laut yang tinggi sehingga beberapa lokasi terdampak banjir rob,” jelas Fadiah.
Meski demikian, ia memastikan seluruh pekerjaan tetap dapat diselesaikan sesuai target. “Alhamdulillah pekerjaan tersebut dapat diselesaikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fadiah menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026, usulan kegiatan akan diajukan melalui aplikasi yang telah ditentukan. Ia juga memperoleh informasi dari pemerintah pusat bahwa kemungkinan anggaran tahun 2026 akan turun lebih awal.
“Mudah-mudahan DIPA tahun ini dapat turun lebih cepat, sehingga pelaksanaan pekerjaan memiliki waktu yang lebih panjang dan tidak terkendala musim hujan maupun banjir rob,” harapnya.
Di tempat terpisah, sejumlah kelompok tani menyampaikan apresiasi kepada Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak atas dukungan pembangunan saluran irigasi melalui program tersebut.
“Program P3-TGAI sangat membantu para petani dalam meningkatkan pengelolaan air irigasi,” ujar perwakilan kelompok tani.


